Selasa, 12 Juni 2012

*""*JADILAH WANITA YANG CANTIK





^^BISMILLAHIRRAHMANIRROHIM

"Wanita yang cantik adalah yang dapat menjaga maruah dirinya
"kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dipakainya,bukan pula pada perhiasan yang menghiasi tubuhnya atou.....pada semampainya badan yang menggoncang iman kaum adam

"Karena cantiknya wanita itu terpancar dari caranya melihat kehidupan dan berpegang pada prinsip yang sering berlainan dengan prinsip dunia.
saat dia melihat kehidupan,disitulah mats hatinya akan menyusuri arti dari kehidupan dan menjalankanya sesuai nuraninya

"kecantikan wanita bukan terletak pada keelokan wajahnya,,tetapi pada kecantikan jiwanya yang penhuh kasih sayang dan mengambil berat sesama mereka

"Apa yang membuat wanita boleh dihargai laki"apabila harga dirinya tidak dijaga..?mengapa banyak wanita yg menyerahkan dirinya hanya untuk kemewahan dan kesenangan dunia.?

"mereka berdandab bak putri ,menghiasi dirinya dengan perhiasan dan me-makeup wajahnya dengan keindahan.begitu nampak indah dilihat,hingga,,,,,,tak seorangpun menyadari ada sesuatu yang tersembunyi dibalik pesonanya.berani menanggalkan harga dirinya hanya untuk dapat menaiki kendaraan mewah,tinggal diapartement dan melancong"keluar negri

"WANITA YG CANTIK ...tidak akan menghalaljan segala cara untuk memenuhi keperluan dan keinginanya

"WANITA CANTIK ...tidak akan menggangu suami orang lain hanya untuk mendapatkan hartanya dengan mengatasnamakan cinta

"WANITA YANG CANTIK tidak akan menjajakan dirinya dijalanan hanya untuk sebuah alasan untuk sebuah usaha membantu keluarga

"WANITA YANG CANTIK....tidak akan melakukan sesuatu yang merusakan dirinya hanya untik memuaskan hasratnya hingga melupakan martabatnya sebagai wanita

"WANITA YANG CANTIK...tidak akan membiarkan anak-anaknya terjerumus kedalam dunia kelam

^^WANITA YANG CANTIK ADALAH...

"seorang ibu yang mampu mendidik dan memagari anak-anaknya drngn kasih sayang ,,,keimanan dan krpercayaan kepada tuhan

"Seorang wanita yang tetap berdiri pada jalan yg benar dan tidak berkompromi dengan sesuatu yang dia tahu dapat mrnyesatkan

"seorang wanita yg mengasihi keluarganya yaitu suami dan anaj-anaknya

"wanita yg mampu memberikan warna positip dalam kehidupan setiap orang

"seorang wanita yg tidak menjual harga diri demi kemewahan karena baginya "kemewahan syurga" yang lebih dicarinya

"seorang wanita yg tahu menempatkan dirinya dimanapun berada

"seorang wanita yg taHu membedakan mana yg benar dan yang salah

"seorang wanita yang mampu memberikan inspirasi pada orang banyak
Dan karakter wanita yang cantik adalah yg boleh menjaga hargi diri dan maruah dirinya ditengah gelqp dan gemerlap dunia ini

wallahu a'lam
"semoga wanita-wanita yg hadir dipagi ini adalah wanita-wanita cantik ,,,cantik akhlaqnya juga cantin hatinya Aamiin ya Allah (via *Sebutir Mutiara,Seindah Wanita Sholehah*)
Top of Form


Waspadai Cidera Akibat High Heels



Bagi sebagian wanita, sepatu high heels atau hak tinggi dapat menunjang penampilan agar lebih percaya diri. Sepatu dengan hak tinggi juga akan membuat pemakainya merasa lebih seksi dan juga berpostur lebih tinggi.
Namun hasil studi yang dimuat dalam Journal of Applied Phsyology menemukan bahwa perempuan yang menggunakan sepatu berhak tinggi selama 40 jam dalam seminggu akan mengalami perubahan cara berjalan, bahkan ketika sepatu bertumit tinggi itu tidak sedang dipakai.
Mereka yang hobi memakai sepatu bertumit tinggi itu akan mengalami tekanan mekanikal pada bagian otot betis yang mengurangi efisiensi berjalan. Hal ini juga ditengarai berpotensi menyebabkan cidera.
Pakar lain menyatakan high heels menyebabkan kesejajaran tulang belakang dan pinggul terganggu, serta menyebabkan tekanan pada lutut meningkat. Ditambah lagi dengan penebalan saraf antara jari-jari kaki sehingga menyebabkan kaki terasa nyeri.
Oleh karena itulah, sebaiknya Anda mempertimbangkan kembali risiko yang didapatkan dengan keuntungan dari memakai sepatu bertumit menjulang itu. Bila tuntutan pekerjaan menyebabkan Anda harus tetap memakai high heels, para dokter menyarankan agar Anda memakainya pada saat-saat tertentu saja, misalnya saat bertemu klien atau harus presentasi. Selain itu jangan tunggu sampai masalah di kaki menjadi kronik, segera periksakan keluhan yang timbul.
Siapa yang tak suka mengenakan sepatu high heels? Rasanya hanya sedikit saja kaum hawa yang tak suka mengenakan sepatu high heels.
Sepatu high heels alias sepatu dengan hak tinggi memang dapat menunjang penampilan bagi kaum hawa. Dengan mengenakan sepatu high heels, tak jarang akan menambah kepercayaan diri bagi sang pemakai. Namun hati-hati karena sepatu high heels terkadang dapat membuat nyeri pada kaki. Apalagi jika si pengguna pernah mengalami cidera sebelumnya.
Menurut dr Nilla Mayasari MKes SpKFR, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, kebiasaan menggunakan high heels dapat mengakibatkan peradangan pada telapak kaki atau istilah medisnya Plantar Faciitis.
Plantar Faciitis disebabkan karena peregangan yang berlebihan pada jaringan fascia di telapak kaki saat menggunakan high heels--terutama hak di atas 5 cm dan model stiletto.
"Selain karena penggunaan high heels ditambah lagi dengan berat badan yang berlebih sehingga menambah berat keluhan," kata dr Nilla Mayasari.
Untuk mengetahui apakah ada hubungan antara riwayat cidera sebelumnya dengan keluhan saat ini, diperlukan informasi seperti posisi jatuh, kondisi kaki setelah jatuh dan pemeriksaan fisik.
Karena itu, dr Nila menyarankan mulailah meninggalkan kebiasaan menggunakan high heels, mulailah menurunkan berat badan serta menjalani program rehabilitasi berupa penggunaan Ultrasound Diathermy serta latihan peregangan pada fascia plantaris.
 Mengenakan sepatu hak tinggi atau high heels memang akan membuat wanita tampil lebih percaya diri. Namun bagaimana halnya jika perempuan hamil yang sering mengenakan high heels? Apakah kebiasaan memakai sepatu tinggi itu dapat memengaruhi janin didalam kandungan si ibu?
Menurut dr Nasruddin AM SpOG, dokter spesialis kebidanan dan kandungan, penggunaan sepatu atau sandal tinggi (high heels) pada kehamilan tidak memberi pengaruh atau dampak pada janin. Pengaruh yang kurang baik sebenarnya bukan pada janin, namun kondisi rahim tempat janin berkembang.
"Sepatu atau sandal yang tinggi menyebabkan perubahan anatomi dan fisiologi otot dan rangsang saraf tungkai bawah yang selanjutnya berpengaruh pada rahim," kata Nasruddin yang juga Wakil Dekan III Fakultas Kedoktern Universitas Muslim Indonesia Makassar ini.
Keluhan umum yang dapat dirasakan adalah kontraksi rahim atau nyeri tulang belakang yang berulang.
Nah, jika hal ini dibiarkan maka akan memicu ancaman abortus atau persalinan prematur. Namun kondisi ini tidak secara otomatis terjadi, juga sangat tergantung kondisi fisik wanita hamil.